dr. Ghazkhan saat menyampaikan edukasi kesehatan kepada pasien dan pengunjung di Poliklinik Rawat Jalan RSU Cut Meutia
Peringati Hari Hipertensi Sedunia, RSU Cut Meutia Gelar Edukasi Bahaya Silent Killer Kepada Pasien
Langsa - Dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia 2026, PT Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMN) melalaui unit kerja RSU Cut Meutia kembali menggelar kegiatan edukasi kesehatan kepada para pasien dan pengunjung di Poliklinik Rawat Jalan, Senin (18/5/2026).
Edukasi tersebut disampaikan langsung oleh dr. Ghazkhan Shah Ghanar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi yang berbahaya berkembang secara diam-diam tanpa menunjukkan gejala awal yang jelas, tetapi berpotensi fatal dan mengancam nyawa atau the silent killer.
Dalam penyampaiannya, dr. Ghazkhan menjelaskan bahwa hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Penyakit ini sering kali tidak menimbulkan keluhan sehingga banyak penderita tidak menyadari dirinya mengalami hipertensi hingga muncul komplikasi serius. “Hipertensi sering disebut the silent killer karena sebagian besar pasien tidak memiliki gejala khusus. Namun masyarakat perlu waspada apabila mengalami keluhan non spesifik seperti sakit kepala, pusing, mudah lelah, hingga jantung berdebar-debar,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hipertensi terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipertensi primer yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti, serta hipertensi sekunder yang disebabkan oleh penyakit lain, seperti hipertiroid. Lebih lanjut, dr. Ghazkhan menyampaikan bahwa terdapat faktor risiko hipertensi yang tidak dapat diubah seperti usia, jenis kelamin, dan genetik. Sementara faktor risiko yang dapat diubah meliputi kebiasaan merokok, dislipidemia, konsumsi garam berlebih, minuman beralkohol, stres, dan pola hidup tidak sehat lainnya.
Menurutnya, hipertensi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti gagal jantung, stroke, penyakit ginjal, hingga gangguan saraf.
Pada kesempatan tersebut, dr. Ghazkhan juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui langkah “CERDIK”, yaitu:
Cek kesehatan secara rutin;
Enyahkan asap rokok;
Rajin aktivitas fisik;
Diet seimbang;
Istirahat yang cukup;
Kelola stres.
Selain itu, ia menegaskan bahwa obat hipertensi harus diminum secara rutin seumur hidup sesuai anjuran dokter dan aman untuk ginjal apabila digunakan dengan benar.
Melalui peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2026 ini, Manajemen PT CMN melalalui unit kerja RSU Cut Meutia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini, pengobatan teratur, dan penerapan gaya hidup sehat guna mencegah komplikasi akibat hipertensi. *ygi
Penulis : yos Tag : PT CMN, RSU CUT MEUTIA, KLINIK CUT MEUTIA, KOTA LANGSA, EDUKASI KESEHATAN, HIPERTENSI SEDUNIA 2026
VISITOR : 153