dr. Ghazkan Shah Ghanar ingatkan pentingnya mengenali gejala dan menjaga kesehatan saluran kemih
LANGSA – PT Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMN) melalui Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Kota Langsa menggelar edukasi kesehatan mengenai Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan Batu Saluran Kemih (BSK), Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di ruang Poli RSU Cut Meutia Kota Langsa tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Kesadaran Urologi atau Urology Awareness Month 2026. Edukasi ini menghadirkan dr. Ghazkan Shah Ghanar, dokter umum RSU Cut Meutia Kota Langsa, sebagai pembicara.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan saluran kemih, mulai dari mengenal anatomi organ saluran kemih, gejala infeksi dan batu saluran kemih, faktor risiko, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Dalam pemaparannya, dr. Ghazkan Shah Ghanar mengawali edukasi dengan menjelaskan anatomi saluran kemih manusia. Penjelasan ini diberikan agar peserta memahami organ-organ yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan hingga pengeluaran urine.
Terdapat empat organ utama dalam sistem saluran kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
Ginjal berfungsi menyaring darah dan menghasilkan urine. Selanjutnya, urine dialirkan melalui ureter menuju kandung kemih untuk ditampung sementara sebelum dikeluarkan melalui uretra.
Gambaran sederhana anatomi saluran kemih:
Ginjal → Ureter → Kandung Kemih → Uretra
Menurut materi edukasi yang disampaikan, infeksi maupun batu dapat terjadi pada salah satu ataupun beberapa bagian dari sistem saluran kemih tersebut. Karena itu, mengenali fungsi dan bagian-bagian saluran kemih menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan urologi.
Dalam edukasi tersebut, dr. Ghazkan juga menjelaskan berbagai gejala yang perlu diperhatikan masyarakat. Infeksi saluran kemih maupun batu saluran kemih dapat menimbulkan sejumlah keluhan, antara lain demam, nyeri pinggang, nyeri di bawah pusat, nyeri saat buang air kecil (BAK), urine keruh, urine berdarah, BAK tidak lancar, serta nyeri pada area kemaluan.
Masyarakat diimbau tidak mengabaikan keluhan-keluhan tersebut, khususnya apabila terjadi berulang, semakin berat, atau disertai gejala lainnya.
Dengan mengenali gejala sejak dini, masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mencari pertolongan medis sehingga keluhan dapat diperiksa dan ditangani sesuai penyebabnya.
Selain membahas gejala, edukasi juga mengangkat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi maupun batu saluran kemih.
Beberapa di antaranya adalah kurang mengonsumsi air putih, sering menahan buang air kecil, terlalu sering mengonsumsi minuman berwarna, kurang menjaga kebersihan setelah buang air, kebersihan area kemaluan yang kurang terjaga, serta kadar asam urat yang tinggi di dalam darah.
Hal tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan saluran kemih juga berkaitan erat dengan kebiasaan sehari-hari.
Karena itu, menjaga kesehatan saluran kemih dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Melalui kegiatan edukasi dalam rangka Urology Awareness Month 2026, PT CMN mengajak masyarakat untuk lebih aktif melakukan pencegahan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan saluran kemih.
Kegiatan edukasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen PT CMN dan RSU Cut Meutia Kota Langsa dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan tubuhnya.
Di penghujung edukasi, masyarakat diingatkan agar tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada gangguan saluran kemih.
Masyarakat dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit sesuai kebutuhan.
Terlebih apabila muncul keluhan seperti nyeri saat BAK, urine keruh atau berdarah, nyeri pinggang, BAK tidak lancar, demam, maupun nyeri pada area kemaluan.
Melalui momentum Urology Awareness Month 2026, PT Cut Meutia Medika Nusantara terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan urologi.
Kenali gejalanya, hindari faktor risikonya, terapkan pola hidup sehat, dan jangan ragu berkonsultasi dengan dokter.
Dengan edukasi dan kepedulian sejak dini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan saluran kemih demi menunjang kualitas hidup yang lebih sehat.
Penulis : han Tag : PT CMN, RSU CUT MEUTIA, KLINIK CUT MEUTIA, KOTA LANGSA, ACEH
VISITOR : 131
PT CMN Langsa
RSU CUT MEUTIA LANGSA
cmnlangsa.official
RSU Cut Meutia Langsa